Jakarta, 13 September 2026 – Real Madrid berhasil meraih kemenangan meyakinkan atas Rayo Vallecano pada jornada kelima Liga Spanyol 2026-2027. Bermain di Santiago Bernabeu pada Sabtu, 12 September 2026 malam waktu setempat, Los Blancos menutup pertandingan dengan kemenangan 4-1. Kylian Mbappe menjadi bintang utama setelah mencetak dua gol, sementara dua gol lainnya disumbangkan Alvaro Carreras dan Jude Bellingham. Rayo hanya mampu membalas melalui Sergio Camello pada awal babak kedua. Kiper Rayo, Emil Audero, sebenarnya tampil cukup menonjol dengan melakukan sejumlah penyelamatan penting yang mencegah Real Madrid mencetak lebih banyak gol. Hasil tersebut sekaligus membuat Madrid kembali ke jalur kemenangan setelah sebelumnya mendapatkan hasil mengecewakan di kompetisi domestik.
Real Madrid vs Rayo Vallecano
Stadion Santiago Bernabeu • Madrid

Real Madrid
4
Penuh waktu
Hari ini
1

Rayo Vallecano
Give feedback
Real Madrid langsung mengambil inisiatif permainan sejak pertandingan dimulai dan berhasil mendapatkan keunggulan ketika laga memasuki menit ke-14. Alvaro Carreras dijatuhkan Florian Lejeune di dalam kotak penalti sehingga tuan rumah mendapatkan kesempatan dari titik putih. Mbappe maju sebagai eksekutor dan mampu menjalankan tugasnya untuk membawa Madrid unggul. Gol tersebut membuat permainan Los Blancos semakin agresif karena mereka terus menekan pertahanan Rayo. Hanya berselang tiga menit, Carreras yang sebelumnya memenangkan penalti justru mencatatkan namanya sendiri di papan skor. Kombinasinya dengan Mbappe di dalam kotak penalti dituntaskan dengan baik untuk membuat kedudukan menjadi 2-0.
Tekanan Real Madrid tidak berhenti setelah mendapatkan dua gol dalam waktu relatif singkat. Vinicius Junior mendapatkan peluang melalui tembakan keras pada menit ke-25, tetapi Emil Audero menunjukkan refleks bagus untuk menggagalkannya. Penyelamatan tersebut penting karena Mbappe sudah berada di dekat bola dan bersiap menyambar apabila Audero tidak mampu membuangnya dengan sempurna. Rayo berusaha keluar dari tekanan, tetapi Madrid mampu menguasai permainan dan terus menciptakan ruang di sekitar pertahanan tim tamu. Kecepatan para pemain depan membuat barisan belakang Rayo harus bekerja keras menjaga area penalti. Audero pun menjadi salah satu pemain yang paling sibuk menghadapi gelombang serangan tuan rumah.
Madrid akhirnya mendapatkan gol ketiga pada menit ke-35 melalui Jude Bellingham. Serangan tersebut dibangun melalui kombinasi yang kemudian dilanjutkan Vinicius dengan umpan ke area berbahaya. Bellingham menyelesaikannya melalui tembakan akurat untuk memperlebar keunggulan menjadi tiga gol. Madrid bahkan hampir mencetak gol tambahan sebelum turun minum ketika tembakan Mbappe dari luar kotak penalti menghantam tiang. Rayo juga sempat memberikan ancaman melalui tembakan Pedro Diaz, tetapi Thibaut Courtois melakukan penyelamatan. Babak pertama akhirnya ditutup dengan keunggulan nyaman bagi Los Blancos.
Rayo Vallecano menunjukkan respons berbeda setelah memasuki babak kedua. Pedro Diaz langsung melepaskan tembakan keras yang mengenai tiang pada menit ke-46 dan memberikan peringatan kepada pertahanan Madrid. Tekanan tim tamu kemudian membuahkan hasil lima menit setelahnya ketika Sergio Camello berhasil mencetak gol. Kedudukan berubah menjadi 3-1 dan Rayo mendapatkan momentum untuk mencoba memperkecil selisih lebih jauh. Madrid sempat mengalami periode ketika lawan lebih berani menekan dan menciptakan ancaman. Namun, tim tuan rumah secara perlahan kembali mendapatkan kontrol terhadap penguasaan bola dan mengurangi tekanan yang diberikan Rayo.
Nama Emil Audero kembali mendapatkan perhatian ketika Real Madrid menciptakan sejumlah kesempatan pada paruh kedua. Vinicius melepaskan tembakan berbahaya pada menit ke-59, tetapi Audero kembali mampu melakukan penyelamatan. Kiper yang memperkuat Rayo tersebut kemudian menghadapi tekanan dari situasi bola mati ketika Madrid mencoba memanfaatkan kemampuan duel udara pemainnya. Audero melakukan sejumlah intervensi penting untuk menjaga skor tidak semakin jauh. Salah satu penyelamatannya bahkan membuat bola mengenai mistar setelah peluang melalui sundulan. Meski gawangnya telah kebobolan tiga kali, performanya tetap membantu Rayo bertahan menghadapi dominasi serangan Madrid.
Audero kembali menggagalkan kesempatan Mbappe ketika pertandingan memasuki menit ke-83. Penyerang Prancis tersebut melepaskan tendangan voli dari posisi cukup berbahaya, tetapi Audero mampu memberikan respons cepat. Penyelamatan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa skor pertandingan tidak sepenuhnya menggambarkan performa individu sang penjaga gawang. Madrid menghasilkan cukup banyak peluang dan mempunyai kualitas penyerang yang mampu memberikan ancaman dari berbagai situasi. Bagi seorang kiper, menghadapi tekanan berulang seperti itu membutuhkan konsentrasi hingga menit terakhir. Audero mampu melakukan sejumlah penyelamatan penting, meskipun pada akhirnya tidak dapat menghindarkan Rayo dari kekalahan.
Madrid kemudian memastikan kemenangan semakin telak ketika pertandingan memasuki masa tambahan waktu. Mbappe menerima umpan Arda Guler dan menyelesaikan serangan dengan tembakan akurat untuk menghasilkan gol keduanya malam itu. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 4-1 sekaligus menutup perlawanan Rayo. Dua gol dalam pertandingan ini juga memperpanjang catatan produktif Mbappe bersama Madrid pada awal musim. Penyerang Prancis tersebut telah mencetak tujuh gol dari enam penampilan di seluruh kompetisi pada periode tersebut. Ketajamannya menjadi salah satu modal penting Los Blancos dalam menjaga persaingan di papan atas Liga Spanyol.
Kemenangan atas Rayo juga mempunyai arti penting bagi Real Madrid setelah mereka sebelumnya menelan kekalahan mengejutkan dari Real Betis di liga. Tambahan tiga poin membuat Madrid mencapai 12 poin dan untuk sementara menyamai perolehan Barcelona yang masih mempunyai pertandingan untuk dimainkan. Hasil tersebut juga menjadi kemenangan keempat Los Blancos dari lima pertandingan liga musim ini. Lebih jauh lagi, Madrid mempertahankan catatan sempurna dalam empat pertandingan yang dimainkan di Santiago Bernabeu pada periode awal musim tersebut. Konsistensi di kandang menjadi modal penting apabila mereka ingin terus berada dalam persaingan gelar hingga akhir musim.
Bagi Rayo Vallecano, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi terutama setelah pertahanan mereka kesulitan menghadapi agresivitas Madrid pada babak pertama. Tertinggal tiga gol sebelum turun minum membuat pekerjaan tim semakin berat meskipun mereka menunjukkan peningkatan setelah jeda. Gol Camello sempat memberikan harapan, tetapi Madrid mempunyai kualitas untuk kembali mengambil kendali pertandingan. Rayo tetap mendapatkan sisi positif dari kemampuan mereka menciptakan beberapa peluang berbahaya terhadap Courtois. Performa Audero juga menjadi salah satu catatan tersendiri karena ia mampu menghasilkan beberapa penyelamatan saat pertahanan di depannya berada di bawah tekanan. Tim tersebut selanjutnya harus segera mengalihkan perhatian menuju pertandingan berikutnya.
Duel Real Madrid melawan Rayo Vallecano pada akhirnya menjadi malam yang menunjukkan efektivitas lini serang Los Blancos. Mbappe mencetak dua gol, sedangkan Carreras dan Bellingham masing-masing menyumbangkan satu gol dalam kemenangan 4-1. Camello menjadi satu-satunya pencetak gol Rayo setelah memanfaatkan momentum bagus timnya pada awal babak kedua. Emil Audero yang sebelumnya diharapkan menjadi salah satu penghalang utama Madrid memang gagal menjaga gawangnya dari kebobolan, tetapi sejumlah penyelamatannya mencegah skor berkembang lebih besar. Real Madrid pun memperoleh tiga poin penting dan kembali memberikan tekanan dalam persaingan papan atas LaLiga 2026-2027. Sementara Rayo harus memperbaiki organisasi pertahanannya setelah menghadapi serangan Madrid yang sangat efektif di Bernabeu.