Jakarta, 30 Agustus 2026 – Grup komedi Rudal Timur mulai memperluas kiprahnya di industri hiburan dengan menyiapkan proyek film layar lebar. Rencana tersebut diungkapkan founder Rudal Timur, Joanna Kania, setelah grup yang beranggotakan Kristianus Sodho, Reinold R. Lawalata, Simson Yermia Libing, dan Yohanis Pangkey itu merilis single perdana berjudul “Rutim”. Proyek film tersebut kini memasuki tahap penyelesaian naskah sebelum dilanjutkan ke proses reading dan produksi.
Joanna mengatakan langkah Rudal Timur memasuki dunia akting merupakan bagian dari keseriusan manajemen dalam mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki para personelnya. Menurutnya, setiap anggota mempunyai kemampuan yang dapat dikembangkan lebih jauh, bukan hanya dalam komedi, tetapi juga musik dan akting.
Kristianus Sodho dinilai memiliki kemampuan vokal yang baik, sementara Yohanis Pangkey atau Yopa mempunyai kemampuan menciptakan lagu. Reinold Lawalata juga dinilai memiliki kemampuan yang dapat mendukung berbagai proyek kreatif. Kombinasi kemampuan tersebut menjadi alasan Joanna melihat peluang besar bagi Rudal Timur untuk berkembang ke berbagai bidang hiburan.
Sebelum menyiapkan film, Rudal Timur terlebih dahulu memperkenalkan diri melalui karya musik. Single “Rutim” menjadi debut mereka di industri musik dan dikerjakan bersama komunitas Mantra Timur. Lagu tersebut memadukan unsur hip-hop dengan sentuhan budaya Minang serta dirancang agar mudah diingat dan dapat diterima oleh berbagai kalangan.
Keputusan untuk merambah musik juga tidak terlepas dari konsep Rudal Timur yang ingin menghadirkan karya tanpa batas. Kristianus menjelaskan bahwa nama “Rudal” memiliki filosofi mengenai sesuatu yang dapat meluncur tanpa batas. Filosofi tersebut kemudian diterapkan pada semangat grup untuk tidak membatasi kreativitas hanya pada satu bidang.
Karena itu, Rudal Timur tidak ingin dikenal hanya sebagai kelompok yang membuat konten komedi. Mereka melihat musik dan akting sebagai ruang baru untuk mengeksplorasi kemampuan para personel sekaligus memperluas jangkauan kepada penonton. Setelah single “Rutim” dirilis, perhatian grup kini diarahkan pada proyek layar lebar yang sudah dipersiapkan.
Untuk proyek film tersebut, proses penulisan skenario disebut sudah mencapai sekitar 85 persen. Reinold Lawalata mengungkapkan bahwa setelah naskah rampung, tim akan segera memasuki tahap reading sebelum melanjutkan ke proses produksi. Artinya, proyek tersebut tidak lagi sebatas wacana, tetapi sudah masuk dalam tahapan persiapan yang lebih konkret.
Meski demikian, Rudal Timur masih merahasiakan judul film yang akan mereka garap. Joanna juga belum mengungkapkan secara lengkap cerita maupun genre yang akan diangkat. Informasi mengenai proyek tersebut masih dijaga agar menjadi kejutan ketika pengumuman resmi dilakukan.
Salah satu informasi yang sudah dibocorkan adalah keterlibatan aktor profesional sebagai pemeran utama. Joanna memberikan petunjuk bahwa pemeran yang disiapkan merupakan pasangan suami istri yang sudah sangat dikenal masyarakat. Namun, identitas pasangan tersebut belum diumumkan secara resmi sehingga publik masih harus menunggu pengumuman berikutnya.
Rencana tersebut sekaligus menunjukkan ambisi Rudal Timur untuk mengikuti jejak kelompok hiburan yang mampu berkembang lintas bidang. Joanna sebelumnya menyebut Warkop DKI sebagai salah satu inspirasi dalam membangun konsep Rudal Timur. Menurutnya, format kelompok komedi yang juga memiliki karya musik dapat kembali dikembangkan dengan pendekatan yang sesuai dengan generasi saat ini.
Perjalanan Rudal Timur sendiri berawal dari konten komedi yang berkembang di media sosial. Joanna menjadi sosok yang mengumpulkan para personel hingga akhirnya terbentuk kuartet yang dianggap memiliki karakter berbeda tetapi saling melengkapi. Kristianus menjadi salah satu personel awal yang kemudian disusul Reinold, Yermia, dan Yopa. Perpaduan karakter mereka membuat konten Rudal Timur semakin berkembang dan mendapatkan perhatian luas.
Setelah membangun basis melalui konten digital, Rudal Timur kini mencoba memperluas eksistensi melalui musik dan film. Strategi tersebut memberikan kesempatan bagi masing-masing personel untuk menunjukkan kemampuan di luar format komedi yang selama ini menjadi identitas mereka. Jika proyek film berjalan sesuai rencana, layar lebar akan menjadi tahapan baru dalam perjalanan grup tersebut.
Joanna menilai potensi para personel Rudal Timur cukup kuat untuk bersaing di industri profesional. Karena itu, pengembangan karier mereka dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan masing-masing. Musik menjadi langkah awal, sementara film layar lebar dipersiapkan sebagai proyek berikutnya.
Dengan naskah yang sudah mencapai sekitar 85 persen dan rencana reading setelah proses penulisan selesai, proyek film Rudal Timur kini tinggal menunggu tahapan produksi. Publik juga dibuat penasaran dengan pasangan aktor dan aktris terkenal yang disebut akan menjadi bagian dari film tersebut. Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, proyek ini akan menjadi debut Rudal Timur di layar lebar sekaligus membuktikan ambisi mereka untuk berkarya di berbagai bidang hiburan.