Jakarta, 30 September 2026 – Raphinha dipastikan tidak akan memperkuat tim nasional Brasil dalam pertandingan persahabatan menghadapi India setelah mengalami masalah pada paha kanan. Pemeriksaan pencitraan yang dilakukan pada Rabu menunjukkan adanya edema otot ringan di bagian belakang paha kanan pemain Barcelona tersebut. Tim medis Brasil kemudian memutuskan tidak mengambil risiko dan melepas Raphinha dari skuad agar dapat segera menjalani proses pemulihan. Pemain berusia 29 tahun itu akan kembali ke Barcelona untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan lanjutan dari tim medis klub. Brasil juga memastikan tidak akan memanggil pemain pengganti untuk mengisi tempat Raphinha dalam laga melawan India.
Masalah tersebut muncul ketika Raphinha membela Brasil dalam pertandingan persahabatan kedua menghadapi Australia di Brisbane pada Selasa. Ia dipercaya tampil sebagai starter dan bahkan mengenakan ban kapten ketika Marquinhos memulai pertandingan dari bangku cadangan. Raphinha mencetak gol melalui tendangan penalti pada menit ke-45 yang membuat kedudukan menjadi 2-2 sebelum jeda. Namun, pemain bernomor punggung 10 itu merasakan ketidaknyamanan pada paha kanannya sehingga tidak melanjutkan pertandingan pada babak kedua. Endrick kemudian masuk menggantikannya, sementara Brasil akhirnya menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan 4-2.
Setelah pertandingan, kondisi Raphinha langsung mendapatkan perhatian karena ia memiliki riwayat masalah pada bagian paha yang sama. Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan untuk mengetahui apakah ketidaknyamanan tersebut berkembang menjadi cedera otot yang lebih serius. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya edema otot ringan di bagian posterior paha kanan, tetapi tidak mengindikasikan cedera berat. Meski demikian, Brasil memilih pendekatan hati-hati dengan memulangkannya lebih awal daripada mempertahankannya untuk pertandingan berikutnya. Keputusan tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada Raphinha untuk menjalani pemulihan tanpa harus menghadapi tambahan beban pertandingan dan perjalanan menuju India.
Absennya Raphinha menjadi kehilangan penting bagi Brasil menjelang pertandingan menghadapi India di Kolkata pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Pertandingan di Salt Lake Stadium tersebut akan menjadi pertemuan pertama tim nasional senior Brasil dan India. Raphinha sebelumnya menjadi salah satu pemain utama dalam rangkaian pertandingan internasional kali ini dan mengambil peran penting di lini serang. Ia juga tampil penuh ketika Brasil bermain imbang 1-1 dengan Australia pada pertandingan persahabatan pertama sebelum kembali menjadi starter pada pertemuan kedua. Meski kehilangan Raphinha, Brasil masih memiliki sejumlah pilihan di lini depan, termasuk Vinicius Junior dan Endrick.
Kabar mengenai kondisi Raphinha juga menjadi perhatian besar bagi Barcelona karena sang pemain memiliki peran penting pada awal musim 2026/2027. Klub Catalan membutuhkan kondisi fisiknya tetap terjaga ketika kompetisi kembali bergulir setelah jeda internasional. Barcelona dijadwalkan menghadapi Getafe dalam pertandingan La Liga pada 10 Oktober, sehingga kondisi Raphinha dalam beberapa hari mendatang akan menentukan peluangnya tampil. Tim medis klub diperkirakan melakukan pemeriksaan tambahan setelah sang pemain tiba kembali di Barcelona. Keputusan mengenai kapan ia dapat kembali berlatih penuh akan disesuaikan dengan perkembangan edema pada pahanya.
Riwayat cedera pada area paha kanan membuat penanganan kali ini dilakukan secara lebih berhati-hati. Raphinha sebelumnya beberapa kali mengalami gangguan otot yang membuatnya harus menjalani masa pemulihan dan melewatkan pertandingan. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Brasil tidak memaksakan pemainnya mengikuti perjalanan panjang menuju Kolkata meskipun hasil pemeriksaan terbaru tidak menunjukkan masalah serius. Beban perjalanan selama agenda internasional juga menjadi pertimbangan karena skuad Brasil menjalani rangkaian pertandingan di Australia sebelum melanjutkan perjalanan ke India. Dengan kembali lebih awal ke Spanyol, Raphinha dapat langsung menjalani program pemulihan di lingkungan klub.
Brasil kini akan melanjutkan persiapan menghadapi India tanpa Raphinha dan tidak berencana memanggil pemain tambahan untuk menggantikannya. Sementara itu, perhatian Barcelona beralih kepada hasil pemeriksaan lanjutan untuk menentukan apakah edema tersebut akan memengaruhi ketersediaannya pada pertandingan setelah jeda internasional. Kondisi awal memberikan indikasi bahwa masalah yang dialami Raphinha relatif ringan, tetapi perkembangan pemulihan tetap akan dipantau sebelum ia kembali mendapatkan izin bermain. Keputusan memulangkannya lebih awal menjadi langkah pencegahan agar masalah pada paha kanan tidak berkembang menjadi cedera yang lebih berat. Bagi Brasil dan Barcelona, pemulihan penuh Raphinha menjadi prioritas mengingat pentingnya peran sang pemain dalam agenda pertandingan kedua tim pada periode berikutnya.