Jakarta, 8 September 2026 – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) MNC University berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Pencapaian tersebut menjadi pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan sekaligus upaya program studi dalam membangun sistem akademik yang memenuhi standar mutu pendidikan tinggi. Status Akreditasi Unggul ditetapkan melalui Surat Keputusan Nomor 1875/SK/LAMDIK/Ak/S/IX/2026 pada 3 September 2026. Predikat tersebut akan berlaku hingga 10 Agustus 2029. Capaian ini sekaligus menjadi momentum bagi MNC University untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan daya saing lulusan di tengah perubahan kebutuhan dunia pendidikan.
Perolehan Akreditasi Unggul menjadi tahapan penting bagi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris setelah melalui rangkaian evaluasi dan asesmen. Proses akreditasi tidak hanya melihat kegiatan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga berbagai komponen yang mendukung keberlangsungan program studi. Kurikulum, kompetensi sumber daya manusia, tata kelola, sarana dan prasarana, layanan mahasiswa, hingga capaian pembelajaran menjadi bagian dari aspek yang diperhatikan. Hasil tersebut menunjukkan adanya upaya berkelanjutan untuk membangun budaya mutu di lingkungan program studi. Akreditasi juga menjadi instrumen evaluasi agar kualitas pendidikan dapat terus dikembangkan sesuai perubahan kebutuhan masyarakat.
Rektor MNC University Dendi Pratama menyambut positif pencapaian yang diperoleh Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris tersebut. Menurutnya, Akreditasi Unggul merupakan pencapaian yang layak diapresiasi, tetapi pada saat bersamaan membawa tanggung jawab untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pendidikan. Status tersebut mencerminkan komitmen universitas dalam menyediakan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Kampus juga ingin memastikan mahasiswa mendapatkan kompetensi yang dapat digunakan setelah menyelesaikan pendidikan. Dengan demikian, capaian akreditasi tidak berhenti sebagai pengakuan administratif, tetapi harus tercermin melalui peningkatan kualitas proses pendidikan.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai unsur sivitas akademika MNC University. Dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, pengelola program studi, serta unsur pimpinan universitas memiliki peranan dalam membangun sistem akademik yang menjadi bagian dari penilaian. Budaya mutu membutuhkan proses berkelanjutan karena standar pendidikan tinggi juga terus berkembang. Evaluasi terhadap pembelajaran, pelayanan mahasiswa, pengembangan dosen, hingga pengelolaan program studi harus dilakukan secara konsisten. MNC University memandang kolaborasi seluruh unsur kampus menjadi salah satu fondasi untuk mempertahankan kualitas yang telah dicapai.
Sebelum mendapatkan predikat tersebut, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University telah menjalani asesmen lapangan LAMDIK pada Juni 2026. Tahapan itu menjadi bagian penting dari proses akreditasi untuk melihat kesesuaian antara dokumen yang diajukan dengan kondisi penyelenggaraan program studi. Asesmen memberikan kesempatan bagi pengelola program studi untuk menunjukkan berbagai kegiatan akademik, fasilitas, tata kelola, serta pengembangan pembelajaran yang telah dilakukan. Proses tersebut sekaligus menjadi sarana evaluasi terhadap aspek yang masih dapat ditingkatkan. Setelah rangkaian penilaian selesai, LAMDIK kemudian menetapkan predikat Unggul pada awal September 2026.
Pencapaian ini juga menjadi dorongan bagi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris untuk terus melakukan inovasi dalam proses pembelajaran. Perubahan teknologi dan kebutuhan dunia kerja membuat kemampuan bahasa Inggris saat ini tidak hanya dibutuhkan dalam profesi pendidikan. Kompetensi komunikasi, literasi digital, pemahaman lintas budaya, serta kemampuan menggunakan teknologi dalam pembelajaran menjadi semakin penting. Karena itu, pengembangan kurikulum perlu terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan tersebut tanpa meninggalkan kemampuan pedagogis sebagai kompetensi utama mahasiswa. Pendekatan tersebut diharapkan membuat lulusan memiliki pilihan karier yang lebih luas.
MNC University selanjutnya berencana memperkuat kompetensi dosen dan mahasiswa sebagai bagian dari upaya mempertahankan kualitas program studi. Pengembangan kapasitas tenaga pengajar menjadi penting karena kualitas pembelajaran sangat berkaitan dengan kemampuan dosen mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan metode pendidikan. Mahasiswa juga didorong memperoleh pengalaman yang tidak hanya berasal dari kegiatan akademik reguler. Kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kompetisi, pelatihan, serta kolaborasi dapat menjadi ruang untuk meningkatkan kemampuan mereka. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional setelah menyelesaikan pendidikan.
Kolaborasi dengan berbagai pihak juga menjadi salah satu arah pengembangan yang akan diperluas. Kemitraan dapat melibatkan sekolah, institusi pendidikan, dunia industri, organisasi profesional, maupun lembaga lainnya yang relevan dengan kompetensi mahasiswa. Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa dapat memperoleh gambaran mengenai kebutuhan nyata di lapangan sekaligus mengembangkan kemampuan yang tidak seluruhnya diperoleh melalui pembelajaran di kelas. Hubungan antara perguruan tinggi dan dunia profesional semakin penting ketika kebutuhan tenaga kerja berubah dengan cepat. Program studi karena itu perlu menjaga agar materi dan pengalaman pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan tersebut.
Bagi mahasiswa dan calon mahasiswa, status Akreditasi Unggul dapat menjadi salah satu indikator dalam melihat kualitas sebuah program studi. Namun, MNC University menempatkan pencapaian tersebut sebagai titik untuk melanjutkan pengembangan, bukan sebagai akhir dari proses peningkatan mutu. Tantangan berikutnya adalah memastikan standar yang telah mendapatkan pengakuan dapat dipertahankan secara konsisten hingga periode akreditasi berakhir pada 2029. Evaluasi internal dan peningkatan layanan perlu terus dilakukan agar kualitas tidak mengalami penurunan. Hasil pembelajaran mahasiswa dan daya saing lulusan pada akhirnya menjadi bagian penting dalam melihat dampak nyata dari kualitas pendidikan yang diselenggarakan.
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris juga diharapkan dapat menghasilkan lulusan dengan kombinasi kemampuan bahasa, pedagogi, teknologi, dan keterampilan profesional. Kompetensi tersebut semakin dibutuhkan ketika pembelajaran bahasa berkembang melalui berbagai platform digital dan metode yang semakin beragam. Calon pendidik tidak cukup hanya menguasai materi bahasa, tetapi juga perlu memahami cara menyampaikan pembelajaran secara efektif kepada peserta didik dengan karakter yang berbeda. Kemampuan beradaptasi terhadap teknologi pendidikan menjadi bagian yang semakin penting. Dengan bekal tersebut, lulusan diharapkan mampu berkontribusi baik dalam lingkungan pendidikan maupun sektor profesional lainnya yang membutuhkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris.
Predikat Akreditasi Unggul yang berlaku hingga 10 Agustus 2029 pada akhirnya menjadi capaian sekaligus tanggung jawab baru bagi MNC University. Kampus harus memastikan standar akademik, tata kelola, fasilitas, kualitas tenaga pengajar, serta pelayanan terhadap mahasiswa terus mengalami peningkatan. Pengakuan dari LAMDIK memberikan landasan bagi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris untuk memperluas inovasi dan kolaborasi dalam beberapa tahun mendatang. MNC University juga menargetkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi mampu beradaptasi terhadap perkembangan pendidikan dan kebutuhan industri. Dengan langkah tersebut, pencapaian akreditasi diharapkan memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas pendidikan dan daya saing lulusan.